Penuhi Undangan Dinas PUPR Kota Palangka Raya, UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel Bagikan Pola Pengendalian Mutu Infrastruktur

Penuhi Undangan Dinas PUPR Kota Palangka Raya, UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel Bagikan Pola Pengendalian Mutu Infrastruktur

UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan kembali membuktikan eksistensinya sebagai salah satu rujukan kompetensi pengujian material di regional Kalimantan. Memenuhi undangan resmi dari Dinas PUPR Kota Palangka Raya , tim teknis laboratorium bertolak ke Provinsi tetangga untuk bertindak sebagai narasumber utama dalam pemenuhan agenda peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) konstruksi.

Kegiatan yang bertajuk "Sosialisasi Optimalisasi Pengujian Bahan Konstruksi dalam rangka Pengendalian dan Penjaminan Mutu Pekerjaan Konstruksi" ini diselenggarakan di Hotel Best Western, Palangka Raya, dan berlangsung hingga Senin, 8 Juni 2026.

Kepercayaan Regional atas Kompetensi Laboratorium

Undangan yang dilayangkan oleh Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Fahrial Anchar, S.T. , menjadi wujud nyata dari kepercayaan instansi luar daerah terhadap kapabilitas teknis yang dimiliki oleh UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Kalsel.

Kepala UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Suryadi, S.T., mengungkapkan bahwa kesempatan ini merupakan momentum penting untuk saling berbagi standardisasi teknis serta memperkuat sinergi pembangunan infrastruktur antarprovinsi.

"Kepercayaan ini merupakan buah dari konsistensi kami dalam menjaga akurasi pengujian, standardisasi metode, serta komitmen terhadap penjaminan mutu laboratorium. Melalui forum ini, kami berharap dapat berkontribusi positif bagi peningkatan kualitas infrastruktur di Kota Palangka Raya," ujarnya.

Kupas Tuntas Pengendalian dan Penjaminan Mutu lapangan

Dalam pemaparan materi yang berlangsung intensif selama 8 Jam Pelajaran (JP), tim narasumber dari UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel mengupas secara mendalam aspek-aspek krusial dalam rantai penjaminan mutu konstruksi. Materi yang disampaikan meliputi:

  • Standardisasi Metode Pengujian: Pentingnya merujuk pada regulasi dan standar pengujian terkini (seperti SNI dan ASTM) guna menghindari deviasi hasil di lapangan.

  • Pengendalian Mutu (Quality Control): Langkah-langkah preventif dalam pemilahan dan pengujian material (tanah, aspal, beton, dan agregat) sebelum diaplikasikan pada struktur utama bangunan atau jalan.

  • Penjaminan Mutu (Quality Assurance): Sistem pemantauan berkala untuk memastikan bahwa pelaksanaan fisik di lapangan benar-benar selaras dengan hasil uji laboratorium.

Dampak Positif bagi Tenaga Teknis

Kegiatan sosialisasi ini diikuti dengan antusias oleh sekitar 60 peserta yang terdiri dari para praktisi, perwakilan perusahaan jasa konstruksi, serta jajaran internal tenaga teknis Dinas PUPR Kota Palangka Raya. Diskusi interaktif terjalin hangat, terutama saat membahas studi kasus kendala material yang sering dihadapi di karakteristik lahan Kalimantan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Kalsel berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi, bimbingan teknis, maupun pelayanan pengujian yang profesional demi mendukung terwujudnya infrastruktur yang kokoh, aman, dan berdaya guna panjang di seluruh wilayah Kalimantan. (lbk.mediacenter)

kembali