Meningkatkan Kompetensi dan Kualitas Pengujian Material Konstruksi Melalui In House Training

Meningkatkan Kompetensi dan Kualitas Pengujian Material Konstruksi Melalui In House Training

Pada tanggal 15 dan 16 Mei 2025, Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Provinsi Kalsel melaksanan kegiatan In-House Training, Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu layanan pengujian material konstruksi, Laboratorium Bahan Konstruksi secara rutin mengadakan in house training. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan staf laboratorium dalam melaksanakan pengujian material sesuai dengan standar nasional (SNI) dan internasional yang berlaku.

Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Kepala Laboratorium Bahan Konstruksi Widhe Prima Duanda, SH, MM dengan narasumber Budi Subrata, ST dan Ivan Sofyan, ST dari Balai Geoteknik, Terowongan dan Struktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

Materi pada kegiatan kali ini adalah tentang Spesifikasi umum bina marga 2018 revisi 2 tentang Divisi Struktur, campuran beton normal SCC, Trial Mix, Pengujian Beton segar seta uji Kuat Tekan.

Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu layanan pengujian material konstruksi, laboratorium bahan konstruksi secara rutin mengadakan in house training. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan staf laboratorium dalam melaksanakan pengujian material sesuai dengan standar nasional (SNI) dan internasional yang berlaku.

Tujuan Utama In House Training:

  • Peningkatan Kompetensi Staf: Memberikan pemahaman mendalam mengenai metode dan teknik pengujian material konstruksi yang benar dan terkini.
  • Standarisasi Prosedur Pengujian: Memastikan seluruh staf laboratorium memahami dan menerapkan prosedur pengujian sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  • Penjaminan Mutu Hasil Uji: Meningkatkan akurasi dan keandalan hasil pengujian material konstruksi yang dikeluarkan oleh laboratorium.
  • Adaptasi Terhadap Perkembangan Standar: Memperkenalkan perubahan dan pembaruan dalam standar pengujian material konstruksi.
  • Persiapan Akreditasi Laboratorium: Mendukung laboratorium dalam menjaga dan meningkatkan status akreditasi.

Materi yang Umumnya Disampaikan dalam In House Training:

  • Pengujian Mutu Beton: Meliputi pengujian slump, kuat tekan, dan modulus elastisitas beton.
  • Pengujian Mutu Aspal: Mencakup pengujian penetrasi, viskositas, dan gradasi aspal.
  • Pengujian Mutu Tanah: Meliputi pengujian klasifikasi tanah, kepadatan tanah, dan kuat tekan tanah.
  • Pengujian Agregat: Termasuk pengujian gradasi, kebersihan, dan keausan agregat.
  • Sistem Mutu Laboratorium: Pembahasan mengenai penerapan SNI ISO/IEC 17025:2017 tentang Persyaratan Umum untuk Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi.
  • Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Laboratorium: Penerapan praktik K3 yang benar selama proses pengujian.

Metode Pelaksanaan:

  • Penyampaian Materi Teori: Sesi kelas dengan narasumber ahli di bidang pengujian material konstruksi.
  • Pelatihan Praktik di Laboratorium: Demonstrasi dan praktik langsung teknik-teknik pengujian oleh peserta.
  • Diskusi dan Studi Kasus: Pembahasan studi kasus terkait permasalahan dalam pengujian material.

Manfaat In House Training:

  • Peningkatan Kepercayaan Pelanggan: Hasil pengujian yang akurat dan terpercaya meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pengguna jasa laboratorium.
  • Peningkatan Efisiensi Kerja: Staf yang kompeten dapat melaksanakan pengujian dengan lebih cepat dan efisien.
  • Pengurangan Risiko Kesalahan Pengujian: Pemahaman yang baik terhadap prosedur pengujian meminimalkan potensi kesalahan.
  • Pengembangan Sumber Daya Manusia: Investasi dalam peningkatan kompetensi staf merupakan langkah strategis dalam pengembangan sumber daya manusia laboratorium.

In House Training Pengujian Material Konstruksi Laboratorium Bahan Konstruksi merupakan kegiatan esensial untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pengujian material konstruksi. Dengan staf yang terlatih dan kompeten, laboratorium dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjamin mutu dan keamanan infrastruktur.

kembali